
MUARA ENIM, Kharisma Nusantara.com — Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Karang Taruna Desa Muara Tenang, Desa Kota Agung, dan Desa Palak Tanah yang tergabung dalam Karang Taruna Muara Tenang Bersatu mulai menyiapkan perlengkapan pawai obor, Kamis (19/3).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Simpang Tiga Betungan.
Persiapan ini dilakukan sebagai bagian dari tradisi malam takbiran sekaligus ajang mempererat silaturahmi antar pemuda dari tiga desa. Selain itu, pawai obor juga menjadi simbol perayaan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Ketua Karang Taruna Muara Tenang Bersatu, Selvan Erly Kurniawan melalui Koordinator Lapangan, Sangkut Candra, mengatakan bahwa berbagai perlengkapan tengah dipersiapkan secara gotong royong oleh para anggota.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami membuat kerangka berbentuk perahu dan kubah masjid dari bilah bambu. Nantinya, kerangka ini akan digunakan sebagai tempat obor yang akan dipikul bersama saat pawai berlangsung,” jelasnya di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, pawai obor rencananya akan diikuti sekitar 150 anggota Karang Taruna dari tiga desa. Tidak hanya warga yang menetap, para perantau yang pulang kampung juga dipastikan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Momentum ini menjadi ajang berkumpulnya kembali para pemuda, baik yang bekerja di luar daerah maupun yang sedang menempuh pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Palak Tanah, Risdan, mengapresiasi kekompakan para pemuda dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, peran aktif Karang Taruna sangat penting dalam menjaga semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami sangat bangga melihat semangat dan kekompakan mereka. Berkat peran Karang Taruna, berbagai kegiatan di desa bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Pawai obor ini diharapkan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mampu mempererat persatuan serta menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan generasi muda. (Team)




