5 Tahun Wafatnya H. Maih Bin H. Mahiran, Haul Menjadi Seruan Melanjutkan Nilai Perjuangan
Breaking news

Kharismanusantara | Lampung – Lima tahun setelah wafatnya H. Maih Bin H. Mahiran, peringatan haul yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) tidak hanya menjadi agenda doa tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyerukan pentingnya melanjutkan nilai-nilai perjuangan dan keteladanan yang telah diwariskan almarhum.
Almarhum diketahui merupakan ayahanda dari Bung Yusuf Baktiar, Editor Redaksi TribuanaMuda.com yang juga menjabat sebagai Pimpinan Redaksi BhayangkaraNusantara.com.
Dalam momentum haul tersebut, Nurjaman atau yang akrab disapa Cknur menyampaikan pernyataan resmi atas nama Pimpinan Redaksi TribuanaMuda.com, Pimpinan Tribuana Muda Media Network, beserta seluruh jajaran.
“Haul ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Ini adalah panggilan moral untuk melanjutkan nilai perjuangan, keteladanan, dan keberpihakan yang diwariskan Almarhum,” tegas Nurjaman.
Menurutnya, di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini, nilai-nilai yang ditinggalkan oleh almarhum justru semakin relevan untuk dijadikan pedoman, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik.
“Sosok Almarhum adalah rujukan moral. Bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diikuti dan dilanjutkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam kerja-kerja media,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Nurjaman juga memanjatkan doa agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga Almarhum H. Maih Bin H. Mahiran diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dilapangkan alam kuburnya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT,” ucapnya.
Peringatan haul ke-5 ini berlangsung dengan sederhana namun penuh khidmat. Acara diisi dengan doa bersama, pembacaan tahlil, serta refleksi atas keteladanan almarhum yang diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa warisan nilai, pengabdian, dan keteladanan tidak boleh berhenti pada kenangan, melainkan harus terus dijaga, diteruskan, dan diperjuangkan lintas generasi.
(Redaksi)




